Langsung ke konten utama

Marawis Raden Intan, Seperti Lampu Pijar yang Menerangi Redupnya Malam.


mediadesaku.com - Sudah menjadi rahasia umum bahwa perkembangan zaman dan kecanggihan teknologi berdampak kepada menurunnya minat belajar Agama dikalangan pemuda.

Karena alasan itulah Bpk. Sohib dan rekan rekan menginisiasi pembentukan pengajian yang di dalamnya terdapat pelatihan kesenian marawis sebagai daya tarik anak-anak muda untuk senang dengan kegiatan mengaji.


"Alasan berdirinya marawis Raden Intan ini bermula dari keinginan untuk mengumpulkan anak-anak muda supaya bisa lebih dekat dan suka dengan Agama, selain latihan ada juga program kegiatan mengajinya, tentang fiqih, membaca Al-Quran dan lain-lain, intinya hadirnya marawis Raden Intan ini supaya pemuda dan masyarakat jadi seneng mengaji, senin, (12/11/2018)" tutur Bpk. Sohib, pembina grup marawis Raden Intan.

Grup marawis ini didirikan pada tahun 2012, Kegiatan latihan marawis dan mengaji ini sering diadakan di mushola Nurul Qodiri, Dusun 1/ blok 1, rt 04 Bpk. Suherman.


"jika pemuda dan masyarakat ada yang ingin belajar dan memperdalam lagi ilmu-ilmu Agama sambil belajar marawis, bisa ikut bergabung dengan kami, kami juga tidak mbatasi non muslim jika ingin kumpul bareng, baik dalam acara marawis atau sekedar ngobrol guna menyambung ukhuwah insaniyah dan wathoniyah" kata pembina grup marawis Raden Intan tersebut.

Kedepannya mungkin tak hanya diajarkan kesenian marawis saja, namun juga kesenian hadroh.

"Karena memang dahulu permintaan anak-anak mudanya minta diajarkan marawis, jadi yang dipelajari sekarang adalah marawis, kedepannya jika ada alatnya akan diadakan juga pembelajaran hadroh. Selain itu, saya berpesan kepada pemuda desa Jatimulyo untuk tetap semangat mengaji apapun bentuknya dengan Guru yang jelas sanad keilmuannya" pesan beliau, Bpk. Sohib kepada pemuda desa Jatimulyo.

Agenda terdekat marawis Raden Intan akan tampil pada pengajian dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw, bertempat di Masjid Al-Ikhlas, blok 2, ba'da isya, tanggal 20/11/2018.

Grup marawis ini juga dapat diundang untuk tampil diberbagai acara seperti khitanan, nikahan, dan lain sebagainya dengan menghubungi langsung kontak Bpk. Sohib 085273916557

(Huda)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

FESTIVAL LOMBA VIRTUAL HUT RI KE-76 KARANG TARUNA DESA JATIMULYO

Dokumentasi Kegiatan   Dalam rangka memperingati HUT RI Ke-76 di tengah Pandemi Covid-19 serta dalam situasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di wilayah kabupaten Lampung Selatan. Karang Taruna Desa Jatimulyo melakukan serangkai kegiatan untuk memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia untuk menyiasati hal tersebut kegiatan ini dilakukan secara virtual dengan mengadakan "Festival Lomba Virtual", yang ditujukan untuk Pemuda/Pemudi di Desa Jatimulyo. Festival Lomba Virtual dimulai tanggal 12 Agustus 2021 dan berakhir 29 Agustus 2021. Ada berbagai cabang perlombaan yang diperlombakan diantaranya: Hadroh Virtual, Solo Song Virtual, dan Foto Menarik tema Kemerdekaan. Antusias pemuda/i Desa Jatimulyo sangat baik terlihat dari banyaknya Partisipan peserta yang mendaftar disetiap cabang perlombaan. Dokumentasi Kegiatan Tujuan kegiatan ini selain untuk memperingati HUT RI Ke-76, juga bertujuan menggali potensi, serta menyalurkan kreatifitas Pemuda/i D

GANDENG LPPM IAIN METRO, KADES JATIMULYO ADAKAN PENYULUHAN ANTI KORUPSI

Kamis, 4 November 2021, Pemerintah desa Jatimulyo melaksanakan kegiatan pemyuluhan anti korupsi dilingkungan karang taruna sebagai generasi muda di desa Jatimulyo.  Kegiatan yang berjudul "Penggunaan Media Sosial dalam Penyuluhan Anti Korupsi Bagi Pemuda Desa Jatimulyo KecamatanJati Agung Kabupaten Lampung Selatan” bertujuan untuk mengajak generasi muda desa Jatimulyo turut serta mengawasi dan mendukung Pemerintah desa dalam melaksanakan anggaran dana desa sebaik mungkin.  Acara penyuluhan anti korupsi ini dilaksanakan dengan menggandeng tim riset dari LPPM IAIN Metro, ketua tim riset Ahmad Syarifudin, MH menuturkan bahwa pentingnya menanamkan kesadaran tentang anti korupsi di kalangan pemuda.  "saya ingin mengajak pemuda-pemudi desa Jatimulyo agar memiliki  kesadaran dan pandangan yang sama terhadap bahaya korupsi, dengan semakin banyak orang yang sadar akan membuat ruang korupsi semakin sempit, dan kedepan menjanjikan kondisi yang lebih baik" tuturnya.  Kepala desa jug

INFO GRAFIS ANGGARAN APBDes 2021