jatimulyo.com

Portal Berita Resmi Pemerintah Desa Jatimulyo, Lampung Selatan

jatimulyo.com

Portal Berita Resmi Pemerintah Desa Jatimulyo, Lampung Selatan

jatimulyo.com

Portal Berita Resmi Pemerintah Desa Jatimulyo, Lampung Selatan

jatimulyo.com

Portal Berita Resmi Pemerintah Desa Jatimulyo, Lampung Selatan

jatimulyo.com

Portal Berita Resmi Pemerintah Desa Jatimulyo, Lampung Selatan

Penanggulangan Hama dan Penyakit Tumbuhan menggunakan PGPR | KKN IPB LAMPUNG SELATAN02


Penanggulangan Hama dan Penyakit Tumbuhan menggunakan PGPR | KKN IPB LAMPUNG SELATAN02

Lampung Selatan - Mahasiswa KKN IPB menjelaskan terkait kegiatan penanggulangan hama dan penyakit tumbuhan menggunakan PGPR melalui video. Dimana dalam video tersebut dijelaskan dengan secara rinci bagaimana cara pemanfaatan bakteri perakaran dapat digunakan untuk meningkatkan ketahanan daripada tanamanan.

Mahasiswa KKN IPB mengatakan bahwa kegiatan ini perlu dilakukan lantaran petani perlu mempertahankan kualitas tanamannya dari serangan hama, dimana tanaman perlu dilindungi dari serangga dan tanaman pengganggu. Hal ini dilakukan agar petani dapat memaksimalkan hasil produksi. 

Di tengah perubahan iklim seperti saat ini, curah hujan dapat berpengaruh secara tidak langsung terhadap perkembangan hama karena tinggi rendahnya intensitas hujan berkaitan erat dengan suhu maksimum, suhu minimum, serta tekanan udara di lahan. Suhu rata-rata, kelembaban relatif, dan
sinar matahari merupakan parameter cuaca yang termasuk ke dalam faktor abiotik yang dapat memengaruhi perkembangan serangga hama.




Sumber : KKN IPB
Editor By : Agus Santoso
KKN Desa Jatimulyo, Kec. Jati Agung, Kab. Lampung Selatan

Mahasiswa KKN-DR ITERA 2020 Melakukan Sosialiasi Terkait Kampanye New Normal, Kampanye Tertib Lalu Lintas dan Kampanye Pemeliharan Saluran Air (Drainase) Dengan Masyarakat Kawasan Pasar Jatimulyo.




Sosialisasi dengan Masyarakat Pasar Desa Jatimulyo

Lampung Selatan - Mahasiswa KKN-DR ITERA 2020 Melakukan Sosialiasi Terkait Kampanye New Normal, Kampanye Tertib Lalu Lintas dan Kampanye Pemeliharan Saluran Air (Drainase) Dengan Masyarakat Kawasan Pasar Jatimulyo.

Lampung Selatan (24 Juli 2020), mahasiswa KKN-DR ITERA melakukan kampanye terkait tatanan baru hidup di era new normal.  Prinsip utama dari New Normal sendiri adalah menyesuaikan dengan pola hidup. Protokol Kesehatan menjadi aturan yang disebutkan dalam pengaplikasisan new normal, dengan cara menjaga jarak sosial dengan mengurangi kontak fisik dengan orang lain. Maka dari ini Mahasiswa KKN-DR ITERA melakukan sosialisai terkait hal-hal apa saja yang harus dipersiapkan dalam menjalani masa pademi pada era new normal ini agar masyarakat siap beradaptasi dengan pola hidup yang baru ini khususnya di tempat-tempat yang ramai seperti pasar Jatimulyo.

Kampanye mengenai patuh aturan lalu lintas pun dilaksanakan bersamaan dengan kampanye new normal dikarenakan banyak masyarakat yang berada di pasar belum memperhatikan tentang tata tertib berlalu lintas, hal ini terlihat dari semrawutnya kendaraan yang berada di pasar Jatimulyo. Mulai dari tidak tertibnya memarkirkan kendaraan dan kerap kali berhenti disembarang bahu-bahu jalan pasar. Melihat keadaan ini Mahasiswa KKN-DR ITERA juga berinisiatif terjun langsung ke pasar untuk mensosialisasikan tentang tata tertib berlalulintas di daerah pasar.

Adapun kampanye yang dilakukan mahasiswa KKN-DR ITERA terkait masalah sampah di saluran air dimana masih terdapat saluran air disekitar pasar Jatimulyo yang tidak berfungsi dengan baik, hal ini menjadikan air tidak dapat mengalir dan menggenangi jalan. Terkadang kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjaga saluran air mengakibatkan fasilitas lain menjadi rusak, maka masyarakat masih perlu diingatkan untuk menjaga saluran air (drainase) di desa Jatimulyo.

Melakukan Sosialisasi singkat dengan menyebarkan poster-poster di dalam pasar Mahasiswa KKN-DR ITERA mengharapkan masyarakat yang berada di tempat umum akan lebih sadar dengan protokol-protokol kesehatan yang harus diterapkan di era new normal ini, dan juga masyarakat akan lebih memperhatika keselamatan dalam berkendara dengan mematuhi tata tertib lalu lintas dan kampanye untuk menjaga saluran air (drainase) di desa Jatimulyo  membuat masyarakat tergerak untuk lebih peduli terhadap masalah-masalah yang timbul di drainase.

Editor By : Tim KKN-DR ITERA 2020
KKN Desa Jatimulyo, Kec. Jati Agung, Kab. Lampung Selatan.
Official Account :
@kkn_itera_desa_jatimulyo

Mahasiswa KKN-DR ITERA 2020 Menyerahkan Berkas Pendataan Final Pelanggan Sampah BUMDes Jatimulyo.





Penyerahan Berkas Pendataan

Lampung Selatan - Mahasiswa KKN-DR ITERA 2020 Menyerahkan Berkas Pendataan Final Pelanggan Sampah BUMDes Jatimulyo.

Lampung Selatan (21 Juli 2020), mahasiswa KKN-DR ITERA menyerahkan berkas hasil pendataan pengambilan data pelanggan sampah dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Jatimulyo kepada Bapak Saagung selaku Ketua Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Jatimulyo.


Kegiatan pembaharuan pendataan dengan menyebarkan surat perjanjian kerjasama antara pihak pelanggan dengan pihak BUMDes, pembukuan dan pembuatan kartu ini dilakukan untuk membantu memudahkan BUMDes Jatimulyo dalam melakukan data pelanggan pengambilan sampah disetiap bulannya.


Sebelumnya data-data pelanggan sampah BUMDes jatimulyo belum tecatat dengan baik, sehingga masih terdapat banyak kesalahan antara data di lapangan dengan data yang sudah ada hal ini tentu saja sangat mempengaruhi kinerja dan hasil dari BUMDes Jatimulyo.


Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Jatimulyo memang berencana akan melakukan pembaharuan data pelanggan sampah. Pembaharuan pendataan, pembukuan dan pembuatan kartu oleh mahasiswa KKN-DR ITERA ini diharapkan dapat membantu Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Jatimulyo dalam memperbaiki sistem pendataan data yang ada sehingga dapat meningkatkan dan memajukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Jatimulyo.


Editor By : Tim KKN-DR ITERA 2020
KKN Desa Jatimulyo, Kec. Jati Agung, Kab. Lampung Selatan.
Official Account :
@kkn_itera_desa_jatimulyo




SOSIALISASI NEW NORMAL



Normal Baru adalah suatu cara hidup baru atau cara baru dalam menjalankan aktivitas hidup ditengah pandemi covid-19 yang belum selesai.  Normal Baru dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah kehidupan selama Covid-19.


Normal Baru, secara umum disepakati tanpa sadar, yakni menerangkan suatu kondisi yang terbentuk akibat lamanya kehidupan sosial masyarakat selama Covid-19. Waktu lama disini berarti cukup untuk menyamakan pendapat terkait waktu. Misalnya, kasus Covid-19 di Indonesia saja sudah lebih dari hitungan bulan. Kalau dihubungkan dengan kasus di Wuhan. Waktu yang membentuk perilaku baru ini bahkan sudah melebihi dari enam bulan. Sehingga, kebiasaan itu menjadi kebiasaan baru yang akan melekat dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa penelitian menjelaskan, suatu kebiasaan yang terus-menerus dilakukan akan menjadi kebiasaan baru.

Sekurang-kurangnya, secara teori dan teknis, Normal Baru kita antara lain enggan bersalaman atau berjabat tangan. Muncul kebiasaan baru dalam Corona yang menggunakan siku sebagai pengganti telapak tangan. Contoh lain, kebiasaan memakai masker. Himbauan, anjuran, bahkan perintah memakai masker di laut rumah sudah menjadi kebiasaan baru. Begitu juga kebiasaan mencuci tangan dan jaga jarak.

Tujuan pemerintah dalam menerapkan era new normal dimana masyarakat harus berdamai dengan Covid-19 sehingga tetap dapat melaksanakan aktivitas normal seperti biasanya namun tetap harus mematuhi protokol Kesehatan.

Era normal baru seakan menjadi starting point untuk mencari hikmah dibalik wabah COVID-19 yang melanda dunia. Kurangnya sosialisasi dan pemahaman yang benar, banyak masyarakat khususnya di kalangan bawah yang memahami new normal sebagai kembali ke situasi normal seperti sebelum pandemi Covid-19, Masyarakat menurutnya menganggap new normal ini berarti kembali ke situasi normal dan bisa melakukan kegiatan seperti semula termasuk berbelanja dan makan di mal dan kegiatan lainnya tanpa pembatasan.

New normal ini tampaknya harus benar-benar disosialisasikan hingga masyarakat mengetahui apa sebenarnya yang harus dilakukan. Covid-19 adalah sesuatu yang tidak pernah diperkirakan sebelumnya, dimana virus ini bisa berubah menjadi virus endemik di tengah masyarakat dan ada kemungkinan virus ini tidak akan musnah sepenuhnya. Merujuk pada keterangan dari  Dale Fisher, Pejabat Jaringan Peringatan dan Respons Wabah Global WHO, dikatakan bahwa vaksin Covid-19 kemungkinan baru akan siap pada akhir tahun 2021.

Hal tersebut membuat dunia, termasuk Indonesia berada pada dalam posisi yang dilematis. Dua bulan pasca penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pemerintah Indonesia kini bersiap untuk memutar kembali roda ekonomi yang lesu sebagai dampak dari penerapan PSBB tersebut. Gelagat Pemerintah Indonesia untuk kembali memutar roda ekonomi terlihat pertama kali saat Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa masyarakat Indonesia harus hidup berdamai dengan Covid-19 sampai ditemukannya vaksin yang efektif. Pernyataan tersebut kemudian diterjemahkan lebih lanjut menjadi sebuah istilah yang akhir-akhir ini sering menjadi pembicaraan banyak orang, yakni “New Normal” atau kenormalan baru.
Skenario kenormalan baru telah disiapkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan direncanakan mulai berlaku sejak 1 Juni, dimana industri dan jasa sudah boleh beroperasi dengan mengikuti protokol kesehatan. Dalam rencana awal tersebut, terdapat lima fase kenormalan baru, yakni 1 Juni, 8 Juni, 15 Juni, 6 Juli, serta 20 Juli. Persiapan besar-besaran menuju era kenormalan baru ditandai dengan kunjungan Presiden Joko Widodo ke berbagai titik strategis untuk memantau persiapan kenormalan baru, satu hari pasca libur lebaran.
Kebijakan kenormalan baru ini, bagaikan buah simalakama. Di satu sisi, masyarakat akan rentan tertular virus jika protokol jaga jarak dilonggarkan. Di sisi lain, memaksa orang-orang untuk tetap tinggal di rumah juga akan berdampak berat pada ekonomi, sebagaimana data yang telah disampaikan di atas.


Dalam rangka mengkongkritkan fase kenormalan baru, Kementerian Kesehatan telah menerbitkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan mengenai Panduan Pencegahan Dan Pengendalian Covid-19 Di Tempat Kerja Perkantoran Dan Industri. Surat Keputusan tersebut menjadi sebuah protokol di dalam menjalankan fase kenormalan baru, dimana pekerja diharapkan untuk menjaga jarak minimal dari rekan kerjanya ketika masuk kantor, para pekerja juga diimbau untuk mengenakan pakaian khusus kerja, pengukuran suhu menggunakan thermogun pada pintu masuk serta penggunaan masker sekarang merupakan sebuah kewajiban. Melengkapi aturan kenormalan baru tersebut, Pemerintah Indonesia juga akan menerjunkan ratusan ribu personel TNI-Polri ke sejumlah titik untuk memastikan bahwa masyarakat disiplin terhadap physical distancing.





Di atas kertas, segala daya upaya Pemerintah Indonesia dalam rangka menjalankan kenormalan baru terlihat meyakinkan. Akan tetapi pertanyaan kuncinya adalah apakah kita sudah siap menerapkan kenormalan baru ini?

Di dalam memasuki kenormalan baru ini, maka kita harus menemukan titik tengah kepentingan antara kesehatan dan ekonomi. Kesiapan tersebut dapat dijawab dengan menggunakan perspektif hukum, yang dalam hal ini berdasarkan teori sistem hukum yang dicetus oleh Friedman. Dimana agar tujuan hukum tersebut dapat tercapai adalah ketika sistem hukum yang terdiri dari struktur, substansi dan budaya hukum berjalan dengan maksimal.  Struktur hukum mengacu pada bagaimana Pemerintah dan penegak hukum di dalam mengatur masyarakatnya, adapun subtansi hukum merupakan kumpulan norma hukum yang ada, serta budaya hukum sebagai sikap dari masyarakat terhadap hukum dalam menghadapi pandemi ini. Oleh karena itu, apabila ingin sukses di dalam menjalankan kenormalan baru, maka seluruh pemangku kepentingan serta masyarakat harus disiplin menjalankan protokol-protokol serta aturan yang telah dibuat.
Argumentasi tersebut selaras dengan pernyataan dari Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal WHO yang menyebutkan bahwa ada enam syarat yang harus dipenuhi apabila ingin melakukan pelonggaran pembatasan dalam kondisi seperti ini, yakni: negara tersebut harus mampu mengendalikan penularan penyakit; sistem layanan kesehatan di negara tersebut harus mampu mendeteksi, menguji, mengisolasi, dan melacak setiap kasus; resiko penyebaran di titik-titik episentrum dapat diminimalkan; sekolah, tempat kerja, serta tempat pengumpulan massa lainnya harus bisa menetapkan langkah-langkah pencegahan; pencegahan masuknya kasus dari luar negeri; dan sosialisasi yang maksimal kepada masyarakat di dalam menjalankan kenormalan baru.


Berdamai dengan Covid-19 bukan berarti menanggap bahwa ini merupakan sebuah penyakit biasa, nyatanya virus ini telah mempengaruhi hidup jutaan orang di dunia. Oleh karena vaksin masih membutuhkan waktu, yang bisa kita lakukan adalah mencegah penyebarannya. Pemerintah dalam hal ini harus lebih berhati-hati di dalam mencanangkan rencana kenormalan baru. Pelonggaran terhadap PSBB harus didasarkan pada bukti dan juga data bahwa pandemi tersebut telah membaik. Tanpa didukung tes massal yang mencukupi, penelusuran kontak, dan penanganan medis yang memadai, pelonggaran PSBB adalah pertaruhan yang amat beresiko.
Sosialisasi new normal mengajak warga yang sedang melaksanakan olahraga pagi dalam pencegahan Covid-19 diantaranya, dengan selalu menggunakan masker saat beraktifitas diluar rumah, mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun pada air yang mengalir/dengan menggunakan handsanitizer, menjaga jarak aman dan hindari kerumunan.
Sosialisasi new normal ini terus dilakukan, masyarakat harus terus diingatkan untuk selalu menerapkan pola hidup sehat dan menaati protokol kesehatan

Menurutnya, pemahaman masyarakat akan protokol new normal sangat penting. Karena berkaitan dengan kegiatan masyarakat di ruang publik.




Selain itu, pada masyarakat berpergian menggunakan kendaraan umum, diharapkan masyarakat harus bisa mematuhi protokol kesehatan dalam menghadapi era new normal saat ini, dengan cara melakukan physical distancing. Adapun saat menggunakan kendaraan umum, beberapa protokol kesehatan yang harus dipatuhi antara lain:
  1. Jangan sering menyentuh fasilitas umum, dan menggunakan hand sanitizer saat berpergian kemanapun.
  2. Menggunakan helm sendiri saat memesan ojek online.
  3. Tidak menyentuh area wajah
  4. Menjaga jarak dengan orang lain minimal 1 meter.
  5. Upayakan membayar non-tunai saat melakukan transaksi, sehingga tidak harus kontak fisik dengan orang lain.
  6. Menggunakan tisu basah untuk mencegah terjadinya penularan virus.
Kita berharap agar semua masyarakat bisa disiplin menerapkan protokol kesehatan agar kita bersama dapat memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 dan menata kenormalan baru atau fase new normal.


Editor By : Tim KKN-DR ITERA 2020
KKN Desa Jatimulyo, Kec. Jati Agung, Kab. Lampung Selatan.
Official Account :

@kkn_itera_desa_jatimulyo

Mahasiswa KKN-DR ITERA 2020 Mendesain Ulang Balai Desa Jatimulyo


Presentasi desain ulang balai desa Jatimulyo


Lampung Selatan - Mahasiswa KKN-DR ITERA 2020 Mempresentasikan Desain Ulang Balai Desa.

Lampung Selatan (22 Juli 2020), mahasiswa KKN-DR ITERA melakukan presentasi terkait hasil desain-ulang balai desa bersama Bapak Anton selaku Kepala Seksi Pemerintahan Desa Jatimulyo. Presentasi terkait desain ulang balai desa ini adalah salah satu dari program kerja mahasiswa KKN-DR ITERA desa jatimulyo yang bersifat Individu dengan penanggungjawabnya adalah Era Formasi Tampubolon didampingi oleh rekan-rekan kelompok 1 mempresentasikan desain ulang balai desa yang telah dibuat menggunakan poster dan video sebagai media presentasi. Desain ulang balai desa ini dibuat karena sebelumnya diminta oleh Bapak Sidiq selaku sekretaris desa Jatimulyo.


Dalam desain tersebut Era menambahkan desain taman sehingga dapat mempercantik dan membuat balai desa tidak gersang , lahan parkir untuk kendaran bermotor dan mobil, lapangan sepak bola yang memiliki 2 fungsi yaitu fungsi utama sebagai lapangan futsal dan dapat digunakan sebagai tempat untuk mengadakan festival makanan (untuk stand-stand makanan), dan terdapat shelter yang dapat digunakan sebagai tempat live music untuk acara yang diadakan oleh karang taruna.


Pemerintahan desa Jatimulyo memang berencana untuk menata dan merenovasi ulang bangunan balai desa dan menambahkan beberapa tempat yang memang diperlukan. Hasil desain ulang oleh mahasiswa KKN-DR ITERA  ini diharapkan dapat membantu pemerintahan Desa Jatimulyo pada saat renovasi dilakukan.



Editor By : Tim KKN-DR ITERA 2020
KKN Desa Jatimulyo, Kec. Jati Agung, Kab. Lampung Selatan.
Official Account :
@kkn_itera_desa_jatimulyo

Mahasiswa KKN-DR ITERA 2020 Mengadakan Sosialisasi Mitigasi Bencana Alam di Desa Jatimulyo, Kec. Jati Agung



Simulasi Proses Terjadinya Bencana Alam

Lampung Selatan - Mahasiswa KKN-DR ITERA 2020 Mengadakan Sosialisasi Mitigasi Bencana Alam di Desa Jatimulyo, Kec. Jati Agung .

Lampung Selatan (16 Juli 2020), Sebanyak 52 peserta yang hadir dalam sosialisasi yang diadakan oleh mahasiswa KKN-DR ITERA dilakukan dalam 2 sesi guna mematuhi protocol kesehatan yang berlaku, kegiatan ini dihadiri oleh ibu-ibu PKK, Karang Taruna, dan Mahasiswa Universitas Lampung, dengan di dampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Raden Putra dan dihadiri oleh Sidiq sebagai Sekretaris Desa dan Sri Utari sebagai Ketua PKK Desa Jatimulyo, Kecamatan Jati Agung.

Pemaparan Materi Sosialisasi Mitigasi Bencana oleh Agus Santoso dan Daniel Abrian Natan Purnomo



Pembelajaran tentang bencana menjadi salah satu fasilitas yang dapat berpengaruh besar dalam menyiapkan warga masyarakat yang tanggap akan bencana. Dengan terjadinya bencana angin puting beliung yang baru-baru ini terjadi di desa jatomulyo tepatnya di Dusun 3, RT. 32/33 menjadi evaluasi kami untuk menyiapkan sikap yang seharusnya warga ambil dalam menyikapi adanya bencana yang akan terjadi dikemudian hari.

Sosialisas Mitigasi Bencana Alam ini dilakukan sebagai salah satu program kerja individu dari Agus Santoso, Daniel Abrian Natan Purnomo dan Raden Ayu. Dalam pemaparan materi yang disampaikan oleh mahasiswa KKN-DR ITERA ini bertujuan untuk pengenalan dini kepada warga masyarakat desa jatimulyo tepatnya ibu-ibu PKK dan Karang Taruna menyangkut tentang tindakan yang harus dilakukan masyarakat saat terjadi, sedang terjadi, dan sesudah terjadi bencana.

Dito Arman sebagai Ketua Karang Taruna mengatakan, “Sosialisasi Mitigasi Bencana ini sangat membantu masyarakat dalam memahami bahaya dari bencana itu sendiri dan memberikan pengetahuan bagaimana cara menghadapi bencana karena kita tidak tahu kapan bencana alam ini akan terjadi”.

Dengan adanya pembelajaran atau sosialisasi ini kami mengharapkan program kerja ini bisa berdampak positif terhadap masyarakat desa jatimulyo.




Editor By : Tim KKN-DR ITERA 2020
KKN Desa Jatimulyo, Kec. Jati Agung, Kab. Lampung Selatan.
Official Account :
@kkn_itera_desa_jatimulyo




BNPB Lampung Selatan Berikan Bantuan Kepada Korban Terdampak Bencana Puting Beliung



Lokasi terjadinya bencana angin puting beliung, Dusun 3, RT. 32, Desa Jatimulyo, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung (8/7/2020).

BNPB Lampung Selatan Berikan Bantuan Kepada Korban Terdampak Bencana Puting Beliung

Lampung Selatan (8 Juli 2020), Perwakilan BNPB Lampung Selatan dengan didampingi oleh SUMARDI, S.E. Sebagai Kepala Desa Jatimulyo beserta jajarannya , terjun secara langsung kelapangan terjadinya bencana dan memberikan bantuan berupa santunan kepada korban bencana puting beliung, yang terjadi di Dusun 3 RT. 32 dan RT. 33 desa Jatimulyo, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung.
“Hujan deras disertai angin puting beliung yang terjadi di Desa Jatimulyo kecamatan Jati Agung, terjadi sekitar pukul 01.00 WIB dinihari pada hari Selasa 7 Juli 2020”  ujar Ibu lusi sebagai salah satu korban bencana.
Bencana ini mengakibatkan terjadinya kerusakan pada sebuah pabrik kerupuk rumahan dan tidak menimbulkan korban jiwa, tetapi menimbulkan kerugian sejumlah materi.

Perwakilan BNPB Lampung Selatan juga menyampaikan rasa prihatin terhadap korban dan menyampaikan dukungan mental agar tidak ada korban yang mengalami trauma pascabencana ini terjadi. Dengan adanya sejumlah bantuan yang diberikan oleh BNPB Lampung Selatan diharapkan dapat membantu meringankan beban korban bencana.

Editor By : Tim KKN-DR ITERA 2020
KKN Desa Jatimulyo, Kec. Jati Agung, Kab. Lampung Selatan.
Official Account :
@kkn_itera_desa_jatimulyo



Bupati Lampung Selatan Meninjau Secara Langsung Embung Air Di Desa Jatimulyo





Sumber : www.suaralampung.com


Lampung Selatan - Dalam kunjungannya Nanang Ermanto selaku Bupati Lampung Selatan, meninjau secara langsung embung air seluas 5 Hektar yang awalnya irigasi rusak yang  dan sudah tidak produktif lagi yang terletak di Dusun 3 Desa Jatimulyo, Kecamatan Jati Agung.

Sumardi selaku Kepala Desa Jatimulyo bersama aparatur pemerintahan Desa Jatimulyo mengucapkan terimakasih atas kesediaan Bapak Nanang Ermanto bupati Lampung selatan yang menyediakan waktunya untuk kunjungan ini yang telah difasilitasi oleh Jhoni Irza selaku Camat Jati Agung pada hari kamis siang, 9 Juli 2020.

“Embung seluas 5 hektar ini rencananya akan dipergunakan menjadi Agrowisata Way Panas, karena terdapat sumber air panas yang berlimpah dan sudah terdapat tanaman edukasi, serta budidaya ikan milik petani yang diharapkan dapat meningkatkan SDM desa.” ucap Sumardi selaku Kepala Desa Jatimulyo.

Sumardi selaku Kepala Desa Jatimulyo meminta pada semua pihak yang berkaitan agar mendukung dan membantu program kerja yang akan dilaksanakan, dan diharapkan dengan adanya Agrowisata Way Panas ini nantinya dapat meningkatkan perekonomian desa di bidang pariwisata.



Sumber : www.suaralampung.com
Editor By : Tim KKN-DR ITERA 2020
KKN Desa Jatimulyo, Kec. Jati Agung, Kab. Lampung Selatan
Official Account :
@kkn_itera_desa_jatimulyo

PEMERINTAH DESA JATIMULYO PEDULI ODP COVID-19

(Dokumentasi. Bpk. Sidik Priyanto Bersama Petugas)

Jatimulyo, 09/04/2020. Pemerintah desa Jatimulyo  mengirim perwakilan untuk mengunjungi masyarakat desa Jatimulyo yang berada di RS Bandar Negara Husada karena ODP (Orang Dalam Pantauan) Covid-19.

Hasil rapid tes pertama masyarakat desa yang ODP dinyatakan negatif covid-19 namun masih harus menjalani karantina selama 14 hari di RS yang berada di Kota Baru.

Bpk. Sidik Priyanto, Kepala Dusun 2c desa Jatimulyo, mewakili desa memberikan buah-buahan dan beberapa keperluan masyarakat desa Jatimulyo yang menjalani karantina di RS tersebut.

"peraturannya memang tidak bisa bertemu langsung, namun bingkisan ini dititipkan ke petugas RS,  semoga bisa tersampaikan sebagai bentuk perhatian pemerintah desa", ucap Bpk. Sidik.

"kami selalu memantau kondisi dan keadaan masyarakat desa Jatimulyo, mendatanya, serta tanggap terhadap Covid-19, agar masyarakat tidak panik" imbuh kepala desa Jatimulyo, Sumardi, SE.

(hd)

PEMBAGIAN CAIRAN DISINFEKTAN OLEH PEMERINTAH DESA JATIMULYO

(dok. Pengarahan Oleh Kepala Desa)

Jatimulyo, 03/04/2020. Pemerintah desa Jatimulyo membagikan cairan disinfektan kepada kepala dusun untuk disemprotkan di lingkungan masing-masing.

(dok. Penyerahan Bahan Pembuatan Cairan Disinfektan)

"Total ada 12 dusun yang memperoleh cairan disinfektan yang diberikan oleh pemerintah desa Jatimulyo dengan jumlah perdusunnya memperoleh  cairan sebanyak 8 tanki, 1 tanki berkapasitas 16 liter cairan disinfektan" ucap Sutrisno, SE, Sekdes desa Jatimulyo.

"Penyemprotan ini direncanakan serentak di 12 dusun pada hari minggu tanggal 5, harapannya dapat meminimalisir penyebaran virus corona di desa Jatimulyo" imbuh kepala desa Jatimulyo, Sumardi, SE.

berikut bahan-bahan untuk pembuatan cairan disinfektan jika masyarakat ingin membuat cairan ini di rumah masing-masing.



PEMASANGAN BANNER APBdes 2020



Kegiatan Jum'at Bersih 03/04/2020 diisi dengan kegiatan pemasangan banner APBDes 2020 diwakili oleh beberapa kepala dusun.

"sekarang harus mengurangi kegiatan kumpul-kumpul jadi hanya beberapa perwakilan yang hadir dikegiatan jum'at bersih, tentu setelah cuci tangan" tutur sekdes desa Jatimulyo, Sutrisno, SE.


"pemasangan banner APBDes 2020 di depan balai desa supaya masyarakat luas dapat melihat kebijakan penggunaan anggaran dana desa di tahun 2020 ini, sebagai bentuk keterbukaan informasi publik juga" tambah kepala desa Jatimulyo, Sumardi, SE.

(Hd)



ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA APBDes 2020


Melalui Website resmi desa masyarakat desa Jatimulyo bisa melihat kebijakan penggunaan anggaran dana desa di tahun 2020.

Pemerintah desa Jatimulyo mendukung keterbukaan informasi publik.

Pertanyaan mengenai kebijakan penggunaan dana desa, peraturan, regulasi keuangan, dan lain sebagainya, bisa datang ke kantor desa Jatimulyo dan bertemu langsung dengan Bpk. Sumardi, SE selaku kepala desa, atau Bpk.  Sutsisno, SE selaku Sekdes, atau Sdr. Syaiful Huda, S.Pd selaku Kaur Keuangan.

Kritik dan saran bisa langsung disampaikan dengan mendatangi langsung kantor desa.

(Hd)

REALISASI PENDAPATAN DAN BELANJA DESA APBDes DESA JATIMULYO TAHUN 2019


Melalui Website resmi desa masyarakat desa Jatimulyo bisa melihat kebijakan penggunaan anggaran dana desa di tahun 2019.

Pemerintah desa Jatimulyo mendukung keterbukaan informasi publik.

Pertanyaan mengenai kebijakan penggunaan dana desa, peraturan, regulasi keuangan, dan lain sebagainya, bisa datang ke kantor desa Jatimulyo dan bertemu langsung dengan Bpk. Sumardi, SE selaku Kepala Desa, atau Bpk. Sutrisno, SE selaku Sekdes, atau Sdr. Syaiful Huda, S.Pd selaku Kaur Keuangan.

Kritik dan saran bisa langsung disampaikan dengan mendatangi langsung kantor desa.

(Hd)

HIMBAUAN PEMERINTAH DESA JATIMULYO TENTANG COVID-19/KORONA





PENCEGAHAN VIRUS CORONA (COVID-19) PEMERINTAH DESA JATIMULYO



(Penyemprotan Desinfektan)

Jatimulyo, 24/03/2020, Pemerintah desa Jatimulyo melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 atau virus corona di kantor dan lingkungan sekitar kantor desa dengan melakukan penyemprotan desinfektan.

langkah cepat pencegahan penyebaran Covid-19 dilakukan oleh pemerintah desa Jatimulyo meninjau kondisi Indonesia yang telah memasuki status tanggap darurat Covid-19.

Dikutip dari CNN Indonesia, juru bicara pemerintah Achmad Yurianto mengatakan, "Jumlah kasus bertambah 65 dari data kemarin. Sehingga total kasus hari ini menjadi 579 orang," ucap juru bicara pemerintah saat konferensi pers di Jakarta yang disiarkan langsung, Senin, 23/03/2020 kemarin. Korban yang meninggal pun meningkat menjadi 49 orang, dengan jumlah yang sembuh mencapai 30 pasien.

"Warga desa Jatimulyo harus saling peduli, jika ada yang mengetahui warga yang baru pulang berpergian dari luar Negeri, segera berkordinasi dengan pemerintah desa supaya kita bisa melakukan pencegahan dari penyebaran virus corona ini, untuk saat ini hindari keramaian" himbau kepala desa, Sumardi, SE.

Situs terpercaya untuk memantau Covid-19 dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bernama covid19.go.id

(Huda)